Gempa 7,1 SR Berpotensi Tsunami Gegerkan Warga Cilacap

Written By Juhernaidi on Senin, 04 April 2011 | 10:11:00 AM

Seismograf. Gempa berkekuatan 7,1 skala Richter yang berpotensi tsunami mengguncang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin, pukul 03.06.39 WIB. (foto: Vivanews.com) CILACAP - Hingga pukul 07.15 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap belum menerima laporan kerusakan dan korban akibat gempa 7,1 SR yang terjadi 3.06 WIB dini hari tadi. Saat ini BPBD, terus mendata 24 kecamatan di kabupaten tersebut. "Kami sudah minta setiap camat untuk laporkan jika ada kerusakan dan korban," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Wasi Ariyadi, Senin (4/4/2011).

Menurut Wasi, gempa kali ini tidak sebesar gempa sebelumnya yang melanda Cilacap dan menyebabkan tsunami. "Prediksi saya tidak ada kerusakan yang berarti, mudah-mudahan ya," ujarnya.

Wasi mengatakan, sebelumnya petugas BPBD berkonsentrasi untuk menenangkan warga yang mengungsi. "Kita berusaha agar warga tidak panik," ujarnya.

Seperti diberitakan, gempa dengan potensi tsunami terjadi di 293 km barat daya Cilacap atau 10.01 LS dan 107.69 BT. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km.

Gempa juga antara lain dirasakan di Jakarta, Yogyakarta, Kebumen, Purworejo Denpasar, Bandung dan Bogor.

Sebelumnya, menurut Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara, Ahmad Lani, Gempa berpotensi tsunami ini berlokasi di 10,01 derajat lintang selatan dan 107,86 derajat bujur timur atau berada di 293 kilometer barat daya Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer.

Menurut dia, gempa tersebut juga dirasakan hingga Kabupaten Banjarnegara.

Sejumlah warga Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, yang merasakan gempa tersebut segera keluar rumah dan memukul kentungan.

"Guncangan gempa sangat kencang," kata seorang warga, Tadiwirya (75).

Sementara itu di Kota Cilacap, warga mulai memadati alun-alun setempat.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap, Wasi Ariadi belum bisa dihubungi terkait gempa tersebut.

Simulasi Jangka Sorong