Megawati Jadi Pembicara Forum Budaya di China

Written By Juhernaidi on Selasa, 17 Mei 2011 | 8:49:00 AM

 China menjadi tuan rumah World Cultural Forum, yang akan membahas berbagai persoalan benturan kebudayaan sebagai dampak globalisasi.
Terkait acara itu, China mengundang Megawati Soekarnoputri untuk memberikan kuliah pengantar mengenai kebudayaan di hadapan para peserta.
"Megawati Soekarnoputri dalam kapasitasnya sebagai Presiden Kelima Republik Indonesia mendapatkan kehormatan untuk menjadi keynote speaker di World Cultural Forum yang dilaksanakan di Suchou, Provinsi Jiangsu, China dari 18-20 Mei 2011," demikian kutipan siaran pers dari DPP PDI Perjuangan yang diterima VIVAnews.com di Jakarta, Selasa 17 Mei 2011.

Mega dijadwalkan berangkat pagi ini. Turut serta dalam rombongan yang berangkat bersama Megawati tersebut antara lain Ketua DPP PDIP, I Made Urip dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

World Cultral Forum ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan. Diikuti lebih dari 500 peserta dari seluruh dunia, dan dilaksanakan melalui dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Rakyat China.
Forum ini dimaksudkan untuk membangun saling pengertian dan rasa saling percaya di antara bangsa-bangsa guna membangun peradaban dunia, dan memperkuat kerja sama kebudayaan antar bangsa.

Diharapkan melalui forum tersebut dapat dibangun suatu tatanan dunia yang lebih harmonis, lebih damai, dengan disertai penghormatan terhadap keanekaragaman budaya yang menjadi ciri setiap bangsa. Dengan demikian diharapkan akan terbangun suatu platform tata dunia melalui dialok kebudayaan sebagai salah satu dasar kerja sama antar bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati akan menjelaskan prinsip kerja sama budaya, yang merupakan hal penting untuk membangun persaudaraan dunia.

"Bagi Megawati Soekarnoputri, yang secara khusus diundang untuk menjadi keynote speaker, World Cultural Forum tersebut sangat penting guna menjelaskan prinsip-prinsip kerja sama kebudayaan yang seharusnya juga dipelopori oleh Indonesia," tulis siaran pers itu.
"Hal ini mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia sebenarnya juga ditujukan untuk membangun persaudaraan dunia. Cita-cita kemerdekaan ini seharusnya mendorong bangsa Indonesia untuk secepatnya bangkit mengatasi berbagai persoalan yang ada."

Dijelaskan pula bahwa Megawati Soekarnoputri sekaligus akan mengadakan kunjungan persahabatan dengan tokoh-tokoh politik dan kebudayaan.

Simulasi Jangka Sorong