Anyelir, Herbal Cantik Anti Radang Obati Kencing Batu - Pusing

Written By Juhernaidi on Minggu, 21 Agustus 2011 | 3:00:00 PM

Daun dan bunga anyelir mengandung alkaloida dan saponin, di samping itu bunganya juga mengandung flavonoida dan minyak atsiri. (foto: wildflowersshimane.web.fc2.co)
Daun dan bunga anyelir mengandung alkaloida dan saponin, di samping itu bunganya juga mengandung flavonoida dan minyak atsiri. (foto: wildflowersshimane.web.fc2.co)

Anyelir (Dianthus superbus L.) dikenal sebagai tanaman hias. Selain itu juga untuk dirangkai sebagai karangan bunga. Fungsi lain, anyelir berguna bagi kesehatan. Pengobatan tradisional Tiongkok memanfaatkan bunga ini untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti infeksi saluran kemih, wasir dan kencing batu. Ciri-ciri:
Habitus: Terna, menahun, tinggi 30-100 cm Batang Bulat, beruas-ruas, licin, permukaan berlilin, hijau kebiruan
Daun: Tunggal, tersebar, duduk berkarang, tanpa tangkai daun, pangkal memeluk batang, bentuk lanset, ujung runcing, tepi rata, panjang 5-10 cm, lebar 5-10 mm, pertulangan sejajar, permukaan licin, tebal, hijau
Bunga: Majemuk, bentuk malai, terletak di ujung batang atau di ketiak daun, bunga sempurma, berkelamin ganda, dasar kelopak berlekatan membentuk tabung, ujung bergerigi, panjang 2-3 cm, benang sari dan putik tidak tampak, mahkota berlepasan, bentuk asimetris, panjang 3-5 cm, halus, warna merah muda, berbau harum
Buah: Bentuk elips, kecil, coklat
Biji: Bentuk elips, kecil, lunak, putih

Akar: Serabut, berwarna putih kehitaman

Ekologi dan Penyebaran
Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias di kebun-kebun atau pekarangan. Tumbuh baik di daerah pegunungan pada ketinggian 1.000 m sampai 1.800 m di atas permukaan laut. Menyukai tanah yang gembur dan subur dan dapat dipanen sepanjang tahun.

Kandungan Kimia
Daun dan bunga anyelir mengandung alkaloida dan saponin, di samping itu bunganya juga mengandung flavonoida dan minyak atsiri.

Khasiat
Daun dan bunga anyelir berkhasiat sebagai obat diare, penenang dan anti radang. Untuk obat diare, daun anyelir segar sebanyak 60 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml air dingin diminum sekaligus. sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah Lakukan pengobatan’ sebanyak 3 kali sehari. Sedangkan untuk obat pusing, bunga anyelir segar sebanyak 10 gram, dicuci dan dipotong kecil-kecil kemudian direndam dalam 200 ml air mendidih seiama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, anyelir digunakan sebagai obat untuk penyakit:
- infeksi salurah kemih
- kencing batu
- sembelit

Sedangkan untuk obat luar, anyelir digunakan untuk mengobati radang kulit dan pembengkakan.

Simulasi Jangka Sorong