Djohar Cabut dari PON, Futsal Terbengkalai

Written By Juhernaidi on Sabtu, 08 September 2012 | 11:46:00 PM

 Pekan Baru - Cabang olah raga futsal terpaksa harus terlantar, setelah PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin mundur dari pengelolaan.



Headline


Melalui surat keputusan dengan nomor 2472/UDN/1130/IX-12 yang ditandatangani plt Sekjen PSSI Hadiyandra, PSSI Djohar Arifin menarik semua perangkat pertandingan sepak bola dan futsal PON XVIII yang berada di bawah naungan mereka.
Akibatnya jadwal pertandingan futsal pun mnenjadi tidak jelas. Sebelumnya, jadwal pertandingan hari kedua, Jumat (7/9/2012) sempat tertunda akibat lapangan tergenang air setelah hujan deras guyur Tembilahan. Panpel futsal PON XVIII terpaksa menggeser jadwal itu ke Sabtu (8/9/2012) hari ini. Namun, sepertinya jadwal itu kembali tertunda ke Minggu (9/9/2012).

Para peserta pertandingan pun mengaku kecewa. Bahkan Pelatih futsal Sumatera Selatan Muhammad Sulistiono, mengaku kondisi psikis pasukannya terganggu gara-gara semua itu.

"Ada-ada saja kejadiannya. Kasihan tim futsal PON XVIII-2012. Mereka jadi korban dari tindakan sepihak itu. Psikis para pemain pun terganggu," ujar Sulistiono.

Ungkapan kekecewaan pun diutarakan ketua panpel futsal PON XVIII-2012 M Thaher. Menurutnya, keputusan PSSI Djohar yang semena-mena itu membuat mereka merugi dari segi keuangan buat konsumsi dan akomodasi tim peserta.

Selain merugi, jadwal pertandingan pun jadi kacau. Sudah digeser ke Minggu (9/9/2012) pun panpel masih harus menunggu keputusan PB PON dan KONI Pusat terkait perangkat pertandingan pengganti.

"Semua ini jelas sangat merugikan dan mengganggu. Kasihan tim-tim futsal. Mereka terkena dampak dari keputusan PSSI Djohar. Mereka sempat ajukan protes, tapi kami jelaskan dalam kasus ini kami pun tak bisa berbuat apa-apa," kata Thaher.

Simulasi Jangka Sorong