Bulan diserang teroris? Bukan, hanya tertabrak meteorid

Written By Juhernaidi on Senin, 20 Mei 2013 | 11:52:00 PM

http://suaraindonesia.co/assets/newspics/image/peristiwa/pesawat-jet.jpg
Pada tanggal 17 Maret lalu, NASA berhasil mengabadikan suatu proses ledakan di bulan. Ledakan apakah itu?

Selama kurun waktu 8 tahun ini, selain planet dan benda langit lainnya, NASA juga mengamati bulan secara periodik. Namun, pada tanggal 17 Mei kemarin, sebuah ledakan besar terjadi di bulan.

"Ada sebuah obyek yang lumayan besar menghantam permukaan bulan, tepatnya di daerah yang bernama Mare Imbrium," jelas Bill Coke dari NASA Meteoroid Environment Office.

Bill juga mengatakan bahwa ledakan tersebut memiliki cahaya 10 kali lebih terang dari suatu cahaya dari benda langit lainnya. Sayangnya, ledakan tersebut sangat cepat.

Bahkan, seperti dikutip dari CNN (19/05), manusia di bumi juga dapat melihat tumbukan tersebut secara jelas walaupun tanpa menggunakan teleskop.

Menurut Ron Suggs, seorang analis di Marshall Space Flight Center mengatakan bahwa benda yang menabrak bulan tersebut diperkirakan adalah meteorit dengan berat 40 kilogram. Lebar dari meteorit tersebut sekitar 0,3-0,4 meter dan menabrak permukaan bulan dengan kecepatan 56 ribu mil per jam.

Hasil dari tumbukan tersebut apabila dikalkulasi sama dengan ledakan 5 ton TNT. NASA mengatakan bahwa ada ratusan meteorit yang menghantam bulan setiap tahunnya, namun meteorit kali ini adalah yang terbesar.


Sumber: www.merdeka.com

Simulasi Jangka Sorong